BreakingUpdate kegiatan pesantren, kajian, pengumuman, galeri, dan agenda terbaru tersedia di Portal Qotrun Nada.
Info
🔴 🔴
Kabar Qotrun Nada

KABAR QOTRUN NADA

14 Dec 2022 07:46 • 1061 dibaca

Hari Guru Nasional

Hari guru nasional atau dalam bahasa Inggris disebut national teacher's day adalah harinya para guru se-indonesia. Hari tersebut selalu diperingati setiap tahun pada tanggal 25 November oleh seluruh murid di Indonesia sebagai bentuk rasa terima kasih kepada para guru atas semua ilmu dan pengetahuan yang telah mereka berikan.

   Pada tanggal 25 November 2022 kemarin,  pondok pesantren qotrun nada juga merayakan hari acara tersebut dirayakan dengan meriah. Sebuah panggung sederhana dengan puluhan balon dan ratusan bunga mawar menjadi pembuka di Jumat pagi yang cerah itu. Dengan penuh semangat para santri menyanyikan lagu hymne guru dan lagu-lagu lainnya.

   Dimulai dengan sambutan dari pimpinan pesantren,  dilanjut dengan pembacaan puisi dan pembagian door prize untuk para guru acara Jumat pagi itu berlangsung dengan lancar.

   Hari guru ada bukan atas keinginan guru-guru namun itu adalah persembahan bagi mereka atas segala yang telah mereka ajarkan. Seperti ucapan pimpinan pondok pesantren qotrun nada di dalam sambutannya “Guru adalah cahaya bagi mereka yang tersesat di dalam jurang kebodohan tanpa guru ridho dan ridhonya guru tidak akan ada orang sukses”.

   Meskipun apa yang diberikan di hari guru tidak sepadan dengan apa yang guru berikan kepada kita,  namun dengan adanya hari guru kita bisa lebih menghargai para guru sebagai pemberantas kebodohan karena sejatinya guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

 

 

 

300

UJIAN AKHIR SEMESTER 1

 

Tepat pada tanggal 26 november 2022, kegiatan akhir tahun yang diadakan di Pondok Pesantren Qotrun Nada yaitu “Fattisyul kutub” atau biasa disebut dengan pemeriksaan buku dan kitab-kitab. Kegiatan ini rutin diadakan saat menjelang ujian akhir semester maupun kenaikan kelas. Santri dari kelas berapapun di waktu ini banyak yang beramai ramai dan mulai berkeliling kesana kemari  untuk meminta “At Tawqi’” atau tanda tangan dari beberapa guru. Hal itu dilakukan karena dari mereka tidak mau kalah dan ketinggalan satu sama lain dan biasanya detik-detik pemeriksaan buku banyak kelas terbang yang memilih belajar di alam, yang saya rasakan itu begitu sangat nikmat dengan tujuan agar mudah untuk mencari ustadz yang ingin dimintai tanda tangan, ujar beberapa santri dari kelas 3 yang saya tanyai.

         Dan alhamdulillah fattisyul kutub (Pemerikasaan Buku) berjalan dengan lancar ada yang membawa buku-buku nya dengan keranjang kotak, kardus hingga lekar itu sudah menjadi kebiasaan pemeriksaan buku di Pondok Pesantren Qotrun Nada.

         Setelah fattisyul kutub dilaksanakan, barulah akademik dan kemampuan motoritik para santri di tes. Ada 2 jenis ujian, yang pertama ada namanya ujian lisan. Kegiatan ujian lisan ini berjalan selama 3 hari, namun pada tahun 2020 ditambah lagi dengan adanya jenis ujian yang baru yaitu belajar bagaimana cara berbicara dengan baik didepan umum (Public Speaking), atau yang kerab disebut berceramah. Semua santri menyiapkan materi yang diberikan hingga selesailah ujian demi ujian, Alhamdulillah. 2 tahun berlalu, di tahun ini ada juga yang namanya ujian Qiro’atul Kutub (Membaca dan mengartikan kitab) yang berbasis modern dan salafiah. Tak luput pula dalam pelajaran kitab para santri yang menyambut ujian ini dengan semangat penuh. Semenjak ujian ini, banyak dari santri baru yang saya lihat untuk menanyakan bahkan sampai menanyakan kepada para santri yang sudah lama untuk menanyakan apa yang tidak diketahui dan hal itu pun diterima dengan baik oleh para santri lama dengan beralasan “Tolong menolong dalam kebaikan”, akhirnya ujian lisan yang berlangsung selama 4 hari pun telah selesai dilaksanakan.

         Kemudian, jenis ujian selanjutnya yaitu “Ujian Tulis” yang dilaksanakan dalam kurun waktu 1 minggu lebih. Sebelum ujian tulis dilaksanakan Tim Pantia LP3 mengadakan apel amanat yang dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Qotrun Nada (Kh. Gus Muhammad Irfan Zidny L.c) sekaligus pemberian arahan tentang kegiatan pelaksanaa ujian tulis yang akan berlangsung selama kurang lebih 1 minggu lamanya. Dengan dukungan dari pengasuh yang membuat ujian ini menjadi semangat untuk santri putra dan santri putri. Disusul dengan pemberitahuan peraturan-peraturan tentang pelaksaan ujian tulis. Susunan demi susunan rundown kegiatan ujian lisan dan ujian tulis akhirnya telah dilaksanakan oleh seluruh santri Pondok Pesantren Qotrun Nada, tentunya tak luput di hari itu dengan membaca doa dan usaha dari para santri agar ujian mereka bisa berjalan dengan baik.

مَنْ سَارَ عَلَى الدَّرْبِ وَصَلَ

Sekian dan terima kasih

Komentar

Tinggalkan Komentar