Kami Ikhlas, tapi Kami Rindu
07 Jun 2022 23:30 • 1203 dibaca
By : Najwa Aulia (Santri Kelas 5)
Satu Tahun kami lewati tanpa kehadiranmu
Satu tahun pula kami berjalan tanpa arahan darimu
Kehilanganmu adalah kesedihan terbesar yang sangat pilu
Ribuan tetes air mata jatuh saat malam itu
Tangisan kamu tak luput mengiringi kepergianmu
Kami lewati satu malam sendu yang sangat syahdu
Tepat satu tahun lalu kami terpukul kala kyai kami dipanggil sang ilahi.
Saat itu kami egois, Buya kami tak boleh pergi
Tapi kami salah, ternyata ada yang lebih rindu daripada kami
Allah lebih sayang Buya, Allah lebih Rindu Buya
Ada banyak kata yang belum kami ucapkan
Ada ribuan maaf yang belum kami sampaikan
Kami ingat betul setiap hari rabu pagi ada sosok yang kami tunggu
Tapi bodohnya kami membuat Buya marah akan kesalahan-kesalahan yang tak sengaja kami lakukan
Sekarang semuanya terlambat, semuanya sudah usai dan lembaran baru kami mulai
Kami jalani dengan segala kekhidmatan
Kami revisi secara bertahap segala kekurangan dengan tujuan meneruskan perjuangan Buya Tercinta
Kami Ikhlas Buya, tapi kami Rindu
Rindu segala nasehat pembangkit semangat
Rindu segala hal yang berkaitan denganmu Wahai Murabbi Ruhi
Satu harap kami Buya,
Semoga kami bisa menjadi Santri yang seutuhnya.
Semoga engkau menganggap kami sebagai muridmu
Tenang di Surga-Nya Allah 'Azza Wajalla Buya
Salam Rindu Kami

Komentar