MEMBUKA CAKRAWALA KEILMUAN
02 Mar 2024 10:53 • 1196 dibaca
Kajian edisi Februari 2024.
Oleh Gus Muhammad Irfan Zidny, Lc
Keilmuan Islam adalah satu kesatuan yang utuh, bukan sekat yang tidak saling berhubungan. Bahkan, Prof. Dr. Muhammad Salim (Dekan Pascasarjana Univ. Al Azhar-Guru Besar Tafsir dan Ulumul Quran) menukil dari pernyataan Almarhum Prof. Dr. Ibrahim Al Khuli (Guru Besar Ilmu Balaghoh dan Sastra Fak. Bahasa Arab-Al Azhar) bahwa sejatinya setiap ilmu yang ada di dunia adalah cabang dari Lautan keilmuan Al Quran. Al Quran memberikan pondasi dasar seluruh ilmu, dan hulu seluruh ilmu adalah Al Quran.
Dua kategori keilmuan yang digunakan untuk mendapat pemahaman yang utuh dan sempurna dalam setiap huruf dan harokat dari Al Quran dan hadits, yaitu:
Satu; ilmu alat, adalah mesin yang kita gunakan sebagai persiapan memahami setiap huruf ilmu maqashid secara sempurna.
Yang masuk dalam kategori ini adalah: Nahwu, shorf, bayan, ma'ani, badi', isytiqoq, fiqh lughah, ushul lughah, tashawwur, tashdiq, maqulat, adab munadzoroh, dan sebagainya.
Dua; ilmu maqashid, adalah ilmu yang digunakan untuk dapat bersentuhan langsung dengan teks Ayat Al Quran dan Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Mendalami kategori ilmu maqashid amat penting agar mencegah kita dari tergelincir dalam kegagalpahaman terhadap setiap huruf dan harokat dari Al Quran dan hadits.
Yang masuk dalam kategori ilmu ini adalah: Aqidah, kalam, ulumul quran, tafsir, ulumul hadits, syarh hadits, rijal, jarh wa ta'dil, ushul fiqh, fiqh, asybah wa nadzoir, furuq fiqhiyyah, tarikh tasyri, dan sebagainya.
Seluruh jenis keilmuan tersebut bersumber dan bermuara pada Al Quran, saling berhubungan antar satu dengan lainnya. Kualitas pemahaman Nash Al Quran dan Hadits bergantung kepada pendalaman dua kategori keilmuan ini.
Adapun keilmuan lain yang bersentuhan dengan kemaslahatan manusia seperti kedokteran, arsitektur, sains, kimia dan lainnya juga memiliki dasar dan konsep yang tertuang di Al Quran dan Hadits, seperti yang dibuktikan oleh tim peneliti gabungan antara Dar Kutub wal Watsa'iq Qowmiyah, Bibliotheca Alexandria dan UNESCO dalam penelitian berjudul: Ishamat Hadhoroh Arabiyah wal Islamiyah fi Ilm Kimya' (dalam bidang Kimia).
Wallahu a'lam.

Komentar