Menjeremba Buana
06 Apr 2022 22:43 • 849 dibaca
By : Dinda Siti Hawa (Al-Muayaffa’)
Di balik temaramnya buana
Asa dan cita bak aksara
Si pemalas kalah tarung melawan asmaraloka
Ya, nafsu semata
Seraya menemani diri yang tak bergeming
Ingin berdiri ataukah kembali berbaring
Bagaikan kayu yang sudah kering
Meratapi nasib yang kian menggiring
Mengeluarkan pisuhan pada diri
Haruskah menetap pada sumarah
Pelan ku ayunkan kaki
Mencari bongkahan dari suatu yang kecah
Tita amarta kian terlewatkan
Mengiringi langkah yang terus melaju ke depan
Betul jika sulit didapatkan
Bagi mereka yang putus akan harapan
Tapi, kembali lagi
Jati diri tuk menjadi bestari
Itulah pilihan yang pasti
Sekalipun luka dan bisa ikut berlari
Euforia tak akan hirap
Kemenangan akan ditangkap
Doa dengan penuh harap
Tuk menjadi pribadi yang cakap

Komentar