PUS-Q (Pemilihan Umum Santri Qotrun Nada)
16 Jan 2023 12:05 • 1065 dibaca
Kalau Indonesia punya pemilu kalau Qotrunnada punya? Yups, Qotrunnada punya PUS-Q bagi yang belum tahu PUS-Q adalah singkatan dari pemilihan umum santri Qotrunnada ya mirip-mirip sama pemilihan presiden gitu deh, bedanya kalau PUS-Q adalah pemilihan Presiden Pondok. Nah baru-baru ini atau tepatnya tanggal 27 sampai 31 Desember 2022, pondok pesantren qotrun nada baru saja mengadakan PUS-Q untuk memilih ketua dan wakil ketua ISQN dan GPQN masa khidmat 2023.
Rentetan acara dimulai pada tanggal 27 Desember dengan pembukaan sekaligus pengenalan para kandidat baik di ISQN maupun GPQN, lalu dilanjutkan dengan LPJ atau laporan pertanggung jawaban yang dilakukan oleh pengurus di ISQN, CBIL dan GPQN masa khidmat 2022. Fungsi dari diadakannya LPJ adalah sebagai pertanggung jawaban atas apa yang sudah dilakukan pengurus selama 1 tahun menjabat.
Acara dilanjutkan pada keesokan harinya, yaitu pada tanggal 28 Desember 2022 dengan debat kandidat ISQN dan GPQN. Di sini para calon pemimpin dituntut untuk berpikir kritis dan juga logis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Mereka juga dituntut untuk menjelaskan proker (program kerja) dan planning yang akan mereka jalankan seandainya nanti terpilih sebagai ketua dan wakil ketua ISQN dan GPQN masa khidmat 2023. Selain itu para kandidat juga harus menyampaikan kepada seluruh masyarakat Qotrunnada mengapa mereka layak untuk dipilih dan kelebihan serta keuntungan yang akan didapat jika mereka terpilih. Hal ini dilakukan agar para santri merasa yakin dengan pilihan mereka di hari pencoblosan nanti.
Mengapa tidak ada kandidat CBIL? karena khusus untuk ketua CBIL dipilih langsung oleh pembina penggerak bahasa pondok pesantren Qotrunnada. Acara kembali berlanjut di tanggal 29 Desember 2022, dengan pembacaan visi, misi, dan motto para kandidat. Hal ini sekaligus sebagai upaya terakhir sebelum pemilihan dilakukan. Lalu ada juga sedikit pidato yang disampaikan oleh pimpinan mengenai cara menjadi pemimpin yang baik. setelah pidato selesai disampaikan, maka dimulailah pencoblosan ala ponpes Qotrunnada untuk memilih ketua yang amanah. Diawali oleh pimpinan, berlanjut pada para Ustadzah dan terakhir para santri mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.
Begitu pencoblosan selesai dilakukan, maka diadakan lah voting atau penghitungan suara yang didapat oleh tiap kandidat. Lalu pada malam harinya diadakan pembacaan ratib dan maulid dilanjut dengan sambutan dari ketua ISQN dan GPQN terpilih masa khidmat 2023. Keesokan harinya, diadakan rapat oleh para pembina untuk memilih struktur anggota ISQN, CBIL dan GPQN. Kemudian penyebutan nama-nama pengurus masa khidmat 2023 yang akan diresmikan pada Sabtu malam.
Tanggal 31 Desember 2022, adalah hari terakhir rangkaian acara pus-q, diawali dengan pembacaan Burdah, dilanjut dengan pembacaan surat keputusan dan ikrar yang dilakukan oleh calon pengurus, lalu ditutup dengan serah terima jabatan dari pengurus masa khidmat 2022 kepada pengurus masa khidmat 2023. Maka berakhirlah rentetan acara pus-q dan ditutup dengan kembang api.
~Jurnalis Team~

Komentar